..Gak ada manusia jenius kalo gak ada manusia tolol..

Saturday, July 31, 2004

Let us die young or let us live forever..

..We don't have the power but we never say never..
Sitting in a sandpit, life is a short trip..
The music's for the sad men.."


Saya memang tumbuh..
Saya tidak pernah merasa dewasa..
Saya tidak bisa bertindak sebagai orang yang sesuai dengan umur saya..

Kalo saya bersikap layaknya orang dewasa, itu karena tuntutan sekitar..
Kalo saya berbicara seperti orang dewasa, itu karena tuntutan pekerjaan..
..tuntutan status..
..tuntutan formil..
..apapun!!..

Saya polos..
Saya naif..
Saya tidak bersalah..

"Some are like water, some are like the heat..
Some are a melody and some are the beat..
Sooner or later they all will be gone..
why don't they stay young.."


Saya tumbuh..
Saya tidak mau dewasa..
Saya tidak mau bertindak sebagai orang yang sesuai dengan umur saya..

"It's so hard to get old without a cause..
I don't want to perish like a fading horse..
Youth's like diamonds in the sun..
and diamonds are forever.."


Saya lelah pura-pura..
Saya lelah jadi palsu..

"So many adventures couldn't happen today..
So many songs we forgot to play..
So many dreams swinging out of the blue..
We let them come true.."


Saya cape memakai kata 'saya'...

***Gue adalah anak kecil yang terjebak di tubuh orang dewasa***


Wednesday, July 28, 2004

Between Honest , White Lie, Pure Lie

Emosi versus Logika

Di sebuah Desember 2002

"Duh, kenapa ya? Gue juga gak ngerti bisa kejadian.. Sumpah gak ngerti!"

"Goblog lo! Pertama, dia bukan lo banget! Begitu juga elo, bukan dia banget!! Kedua, yang bikin lo tambah tolol,lo lupa ingetan kalo dia punya laki?!?!"

"Iyaa... sumpah, yang kemaren malem gak akan keulang lagi... sumpah!"

1 bulan kemudian...

"Duh, kenapa ya? Gue juga gak ngerti bisa kejadian LAGI.. Sumpah gak ngerti!"

"Goblog banget sih lo! Pertama, dia bukan lo banget! Begitu juga elo, bukan dia banget!! Kedua, yang bikin lo tambah tolol,lo lupa ingetan kalo dia punya laki?!?!"

2 bulan kemudian....

"Duuuuuh, kenapa ya? Gue juga gak ngerti bisa kejadian LAGI.. Sumpah gak ngerti!"

"Goblog banget sih lo! Pertama, dia bukan lo banget! Begitu juga elo, bukan dia banget!! Kedua, yang bikin lo tambah tolol,lo lupa ingetan kalo dia punya laki?!?!"

Berbulan-bulan kemudian....

Sebuah artikel gw baca di majalah...

Ketika beberapa orang secara random ditanya mengenai arti kejujuran maka beraneka ragam jawaban yang diutarakan. Segudang argumen pun turut mendukung jawabannya. Intinya mereka berpendapat bahwa kejujuran merupakan hal mendasar dalam kehidupan manusia dan bersifat positif. Kamus mencantumkan jujur sebagai lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, tulus dan ikhlas. Seorang ulama menggambarkan kejujuran sebagai harga mati yang harus dilakukan seseorang apabila ingin usahanya berkah. Dari sudut pandang bisnis, kejujuran merupakan bagian dari rangkaian mutiara etika yang harus dijunjung tinggi oleh setiap pelaku bisnis. Kejujuran juga merupakan intangible asset karena berperilaku jujur akan memunculkan kepercayaan dan otomatis akan meningkatkan kredibilitas.

Namun demikian, mutiara ini sering pula tergerus gelombang persaingan yang kerap menghalalkan segala cara. Kalau seorang Machiavelli menyebutnya dengan istilah the end justifies the means. Dan beberapa pihak beranggapan bahwa yang lebih menggiurkan adalah cara-cara ini sering kali mendatangkan profit yang lebih besar daripada menggunakan kejujuran. Bahkan, tanpa ragu manusia memanfaatkan akal dan pikirannya untuk menciptakan istilah yang ”abu-abu” yakni white lie.


Gue langsung merasa bersalah. Merasa bersalah dengan dia dan punya dia .

Pada dasarnya gue bukan pembohong
Pada dasarnya gue gak bisa bohong

Ketika logika harus mengalahkan emosi, ketika arti 'sayang' jadi rancu, ketika semua orang selalu membenci orang ketiga, ketika gue harus mengorbankan pekerjaan, ketika gue harus menambah kebohongan untuk mengcover bohong yang lain, ketika sebuah senyum menjadi kemarahan, ...dan ketika sahabat berubah menjadi musuh...

...akhirnya gue memutuskan untuk jujur...

Sound Effect -> Bunyi tuts telpon + nada sambung + "hallo.. ada apa ?"

"Hallo? mmh.. gini.. gue.... sebenernya.....................................................................Maaf....."

"Motif loe ngomong kaya gini apa?.."

"cuma mau jujur aja..."

................................... Hening...................................
................................... Hening...................................
................................... Hening...................................
................................... Hening...................................
................................... Hening...................................

Di sebuah Desember 2003

Gue udah jujur..
Dan akhirnya beban gue hilang..
Ralat !
Bukan hilang, tapi bebannya telah terganti..yang juga (ternyata) sama berat..
Beban yang datang dari sebuah kejujuran..
Yang ternyata tidak semua orang menghargai kejujuran..

"Jujur loe itu gak guna! Itu bukan urusan lo!"

"Loh? kan secara gak langsung gue ngerusak hubungan mereka?"

"Ya, dulu itu secara gak langsung, sekarang secara langsung!"

Ketika logika sudah mengalahkan emosi, ketika arti 'sayang' menjadi jelas , ketika semua orang masih membenci orang ketiga, ketika gue telah mengorbankan pekerjaan, ketika gue tidak perlu menambah kebohongan untuk mengcover bohong yang lain, ketika sebuah senyum ternyata masih menjadi kemarahan, ...dan ketika sahabat berubah menjadi musuh...

... akhirnya gue memutuskan untuk mundur ...

Ternyata tak semua orang menghargai kejujuran ..
tak semua orang mengerti apa arti sebuah kejujuran ..
Termasuk gue..sampai sekarang gak pernah ngerti ..

Di sebuah bulan Juli 2004

Gue diuji lagi dengan sebuah tes untuk nilai sebuah kejujuran. Kali ini lebih sulit, karena gue diuji untuk bisa lebih jujur pada diri sendiri..

"duh, kenapa ya? Gue juga gak ngerti bisa kejadian.. Sumpah gak ngerti!"

"HAAAA SIAPA LAGIIIIIIIIII?!?!"

Monday, July 26, 2004

ReMake album Cover



Sunday, July 25, 2004

Schizophrenia is a chronic, severe, and disabling brain disease.

Beberapa sahabat selalu nganjurin gue buat berobat ke psikiater, karena mereka ngerasa telah menemukan kelainan dengan cara berfikir dan cara gue memandang dunia. Tapi anehnya, gue juga ngerasain kalo diri gue ini emang sering sekali 'berbeda' dengan individu lainnya.
Sayangnya, gue gak bisa mendeskripsikan apa 'kelainan' gue ini, tapi orang akan tahu setelah setidaknya menghabiskan waktu selama 3 hari 2 malam bareng gue..

Gue normal!!!!

Gue nggak gila!!!

Tapi ternyata itu semua SALAH.. gue sadar setelah ketemu dengan orang-orang di 'dunia luar'. ('dunia luar' = dunia dimana terdapat komunitas orang-orang yang berseberangan dengan ruang lingkup pekerjaan dan komunitas hidup gue sehari-hari ).

Ternyata, sesuatu yang gue anggap 'biru' selama ini, bukanlah biru.

Ternyata, sesuatu yang saya anggap 'pulpen' selama ini, bukanlah pulpen.

Gue baru sadar, selama ini gue ngerasa normal (atau setidaknya merasa di akui orang-orang terdekat) adalah karena gue berada di lingkungan yang penuh dengan orang-orang yang mempunyai karakter, pikiran dan cara pandang yang nggak jauh kaya gue.

"Kita tidak bisa mencium aroma tubuh sendiri karena indera penciuman kita sudah terbiasa dengan aroma tersebut"

"Tidak akan ada yang mau makan nasi yang ditempatkan di pispot yang masih baru sekalipun..karena otak kita secara otomatis akan selalu mengingatkan pispot dengan kotoran"

Maaf kalo analogi diatas gagal..Tapi bagaimana kalo yang ini...

"Orang gila akan tampak normal di rumah sakit jiwa, karena dia berkumpul bersama orang-orang yang serupa"

"Narapidana di sebuah penjara akan semakin terasah kemampuan kriminalitasnya, karena ia akan banyak berdiskusi mengenai kejahatan bersama narapidana lainnya"

Ada satu kemungkinan, bahwa mayoritas orang di dunia ini memang sudah gila, tapi termaafkan, karena tidak ada yang saling menghakimi gila...

Tapi satu hal yang pasti, dengan semua 'kelainan' atau 'kegilaan', gue (Alhamdullillah!!) bisa bertahan hidup sampai sekarang...

Gue bisa ngeliat langit lebih indah dibanding penglihatan 'orang biasa'....

Gue bisa ketawa melihat dunia, sementara orang lain gak ngerti apa yang gue ketawain....

Gue bisa merasa bahagia pada suasana yang 'biasa-biasa' saja....

Gue bisa merasa luar biasa ketika orang lain melihat gue biasa-biasa aja....

Ironisnya, beberapa sahabat yang nganjurin gue ke psikiater itu, datang dari 'dunia' gue. Bisa jadi mereka semua juga 'gila'..

Mungkin kita harus ke psikiater sama-sama...

My version of Schizophrenia is amazing, wonderful, and fabulous.

Fake, Faking, Being Faked

Collins School Dictionary
Fake
1 (noun) A fake is an imitation of something made to trick people into thinking that it is genuine.
2 (adjective) Fake means imitation and not genuine.
3 (verb) If you fake an emotion or feeling, you pretend that you are experiencing it.

"Senyum loe kok tiap ketemu gue fake mulu?"

"Kalo gak lucu, gak usah ketawa fake gitu deh!"

"Fake loe temenan ama dia! Ada maunya kan loe?.."

Begitu sering orang menuduh orang lain 'fake', 'palsu', 'munafik', tanpa sadar kalo dia termasuk dalam golongan orang tersebut..

Gak perlu membela diri apalagi saling menuding siapa yang menipu. Karena kita semua PENIPU (baca: PENIPU )
Karena kita semua FAKE (baca: FAKE )

FAKE bisa jadi merupakan salah satu unsur dari elemen Basa-basi yang udah membudaya di belahan dunia manapun.

Mmh.. Udah berapa kali hari ini kita senyum maksa dengan orang yang sebenernya males banget kita senyumin?

Udah berapa kali kita ketawa dengerin jokes yang sama sekali gak lucu?

Ada beberapa orang yang justru mendapatkan masalah karena kurang pintar memFAKEan sesuatu.

Ada beberapa orang yang justru berusaha belajar "How to be a professional Faker"..

Untung saja manusia gak dikaruniai indra untuk mendengarkan kata hati orang lain, karena disinilah unsur FAKE gak bisa dipake.. Kalo itu terjadi, mungkin 1st world war masih berlangsung ampe sekarang tanpa perlu adanya sekuel..

Mungkin kita FAKE bukan berarti kita pembohong atau nista..
tapi karena kita sebenernya 'berperang' ngelawan ego yang ada dalam diri kita, untuk gak mengeluarkan emosi sebenar-benarnya yang bisa membuat orang lain sakit hati..

My own Dictionary
Fake
4 (slang) A fake is an imitation of emotion made to RESPECT people into thinking that it is genuine.

Useless Facts

7 dari 10 orang di Bandung lebih memilih membeli DVD / VCD / CD di kota kembang di banding membeli di toko-toko penjual DVD / VCD / CD resmi.

Kebanyakan wanita memalsukan orgasme agar pria tidak merasa tidak jantan atau wanita itu sendiri tidak feminin. (fakta ini berlaku juga buat laki-laki, seandainya kita tidak perlu ereksi untuk melakukan sex :)


So..have a great FAKING day!!


Saturday, July 24, 2004

Spy Ear


Ahh akhirnya selesai juga siarannya. Gak tau kenapa malam ini siaran 3 jam terasa seperti 6 jam!!

Abis beres-beres, gw langsung ke tempat parkir, tapi rutenya lewat swimming pool dan lobby hotel. Sebenernya bisa sih langsung lewat tangga bawah, tapi sebagai gemini (=pembosan!), gw lebih seneng lewat hotel karena lebih menyenangkan (=banyak view!)

Pas lagi dieskalator, ada 2 bapak-bapak dan 1 istri (entah istri siapa), kayanya tamu hotel dari luar kota. Keliatan aja dari dandanannya yang 'liburan banget'. Mereka berdiri dua tangga di depan gue.

"tuliituuut..tuliiiliiiituttuttt", ponsel gue bunyi.

"Heiii!!!...iya nih, gw baru kelar..............
Mulut pegel lagi mangap terus. Tenggorokan ampe kering.
Cuma 3 jam aja sih, tapi pantat gw ampe gepeng, soalnya di dalem terus...Pokoknya weekend ini pengen istirahat deh, gak mau kerja mulu.."

2 bapak-bapak dan 1 istri yang entah istri siapa itu, langsung ngedongak liat gue dan mengamati dari atas ampe bawah dengan pandangan meneliti.

Kenapa ya? Gw salah ngomong gitu?

Ampe gw keluar dari lobby nya pun, mereka masih aja dengan tatapan menelanjangi.. WHAT's WRONG?!?!?!?!?

Friday, July 23, 2004

Fresh Starts & New Beginnings

"Hmmpphhhhhh!!!", gue menghembuskan nafas untuk yang kesekian kalinya hari ini...

Sebagai seseorang yang mempunyai tuntutan kerja buat selalu mencari info-info segar dan terbaru, gue cukup FRUSTASI. Bertahun-tahun gue surfing di Internet buat nge Up Date berita-berita Entertainment & Health & etc.. Tapi gak ada sesuatu yang bener-bener baru...

Contoh 'berita terbaru' dari dunia Entertainment :

" X dinyatakan bercerai dari pasangan yang baru saja dinikahinya baru-baru ini...bla..bla..bla.."

" Y menuntut ganti rugi kepada pihak Z karena merasa telah diputus kontrak secara sepihak...bla..bla..bla.."

Kalo lo baca tulisan di atas, pasti setiap orang mempunyai interpretasi yang beda-beda buat tokoh 'X' 'Y' dan 'Z'. Setiap sesuatu yang dilakukan orang (baca: selebriti) bukan hal yang baru.

Kalo boleh ngomongin tentang pelajaran bahasa Indonesia yang kita dapet waktu SD tentang S P O K, semua yang terjadi dunia ini, PREDIKAT nya selalu sama ; berulang-ulang. Yang ngebedain cuma SUBJEK dan OBJEK..kadang-kadang KETERANGAN nya juga..

Sekarang gw nyoba nyari the latest news about health..

" Dari penelitian terhadap pola makan yang dilakukan terhadap 859 orang pria dan wanita berusia di atas 50 tahun di Kalifornia Utara, AS, diketahui, perbedaan kecil konsentrasi kalium pada pola makan bisa memprediksi mereka yang diperkirakan berpeluang meninggal akibat stroke 12 tahun kemudian. Tak ada seorang pun yang asupan kaliumnya paling tinggi (lebih dari 3.500 mg setiap hari) meninggal akibat stroke..."

Hhhmm... bikin lo kaget gak? Biasa ya?

Oke.. sekarang kita ganti keyword nya jadi "Buah-buahan"...

"Selesma yang umum bisa diobati dengan jus buah anggur. Jus ini membantu mengatasi infeksi dengan mengaktifkan organ-organ pengeluaran.· Buah-buahan segar dan benar-benar matang seperti anggur, apel, pisang, dan buah ara adalah sangat cocok bagi semua jenis kekurangan vitamin otak. Buah-buahan ini mengandung gula berkualitas istimewa yang mudah dicerna yang diubah menjadi energi fisik yang menyegarkan kembali otak. Buah walnut (sejenis kenari) adalah obat yang baik bagi kelemahan otak..."

Buat yang sudah terbiasa membuat script untuk konsumsi media, berita seperti ini sangatlah membosankan.. Karena sampai kapanpun, buah-buahab akan selalu bermanfaat dengan keunikan dan vitamin yang dikandungnya masing-masing...

Mungkin gue harus mengarang-ngarang berita seperti...

"Memakan biji nangka yang telah digoreng selama 5 menit dan dimakan pada jam 11 siang dapat membuat kita merasa bahagia selama 2 jam penuh.."

:) terlalu mengada-ngada ya? Resikonya gede lagi ; berbohong pada masyarakat :)

Oke..STOP MENGELUH! sayangnya gue gak dibayar buat mengeluh..

Saatnya mencari info-info terbarrruuuuu...

"Hmmpphhhhhh!!!"

 
http://www.emailcashpro.com
  • Addry Danuatmadja
  • Alti Sulyandini
  • Ayah dan Ibuku di masa lalu
  • Bang Ebby
  • Claudia Lengkey
  • Dechil
  • Dicky Cuz
  • Dody Priambodo
  • dQ
  • Enda Nasution
  • Fitri Bintang Timur
  • GengGeus
  • Herman Saksono
  • Icha Rahmanti
  • Luigi Pralangga
  • Magdalena Pinky
  • Manik Laluna
  • Marco Anjasmoro
  • Ninien Soekanto
  • Reina Wulandari
  • Pandji Pragiwaksono
  • Phil Oz
  • Sogi Indra Dhuaja
  • Taufik Imansyah
  • Usi Usi
  • Whetandri Ramadhan
  • Willy Apriando
  • Yulie
  • Zessi Fally