..Gak ada manusia jenius kalo gak ada manusia tolol..

Monday, February 28, 2005

Coliholic

“Lemes.. lutut gue makin kopong kayanya. Baru Coli”

“Aehh coli mulu sih?”

“Daripada ngewi sana sini ?”

“Sama aja kali dosanya”

“Dosa coli gak segede dosa ngewi (kali)..”

“Iya ya? Berarti coli bisa dibilang penghindar dosa dong?”

“Tepatnya. dosa kecil penghindar dosa besar”

“Malah mungkin bisa jadi gak dosa kalo lo lebih milih coli disaat lo saat itu sebenernya bisa ngewi..”

“ Yah lebih gak dosa kalo gak coli..”

“ Dengerin gue…Ada ‘kejahatan’ yang bernilai ‘kebaikan’ kalo dipakai buat ngehalau ‘kejahatan’ yang lebih besar”

“Tapi ‘kejahatan’ yang lo pilih kan bukan pilihan buntu ?! “

“Bagi gue horny udah jalan buntu. Musti dikeluarin. Tinggal pilih caranya..”

Hmm.. Ada ‘kejahatan’ yang bernilai atau berubah nilai jadi ‘kebaikan’ kalo dipakai buat ngehalau ‘kejahatan’ yang lebih besar”

Menurut Loooo ?!

Sunday, February 27, 2005

Fashion Nista

Jempol terlalu hiperaktif,
kaos kaki gak ada yang awet.
Sekali pake pasti melar
atau malah bolong.

Sampai akhirnya,
pagi ini,
Kaos kaki bolong pada tahap maksimal.

Hmm, tapi kalo kaos bisa digunting asimteris dan dijadiin kemben,
Kenapa kaos kaki gak bisa?

Monday, February 21, 2005

Posko pelarian

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!



Pertanyaan Retoris

Kenapa langit biru?
Kenapa ada pelangi?
Kenapa ada petir?

Kenapa puting bisa mengeras?
Kenapa sperma bisa muncrat?



Banyak pertanyaan yang dapat terjawab dalam hidup, baik melalui penjelasan ilmiah maupun penjelasan logika.

Tapi ada beberapa pertanyaan, yang memang hanya bisa terjawab melalui proses hidup itu sendiri, melalui pengalaman, pengamatan, kenikmatan, dan penderitaan.

Jawaban tersebutpun bisa berkembang atau malah berubah, melalui hal yang sama, yaitu pengalaman, pengamatan, kenikmatan, dan penderitaan.

Hidup manusia selalu berpola, baik tanpa disadari maupun tidak. Dari pola tersebut, kita mendapat jawaban.

Tapi pola bisa berubah, yang berarti merubah jawaban dan menambah pertanyaan.

Semalam, setelah mengalami berbagai tekanan hidup yang terakumulasi, yang hampir membuat depresi, dan ingin mati, Alia menemukan jawaban hidupnya...

Jawaban yang mungkin akan berubah.
Hingga kemudian berubah kembali menjadi pertanyaan..

Sampai akhirnya bertransisi menjadi sebuah pertanyaan yang tidak akan pernah terjawab, Atau memang tidak memerlukan jawaban….

Berlari dan dilarikan
Dari satu tempat ke tempat yang lain..
Menggagahi dan digagahi
dari satu manusia ke manusia yang lain..

Tertawa sedih
Menangis bahagia

Mencari jawaban dari pertanyaan
Mencari pertanyaan dari jawaban..

Aku terus berlari…
Dilarikan…
terus menggagahi…
Digagahi…

Akhirat tanpa akhir

Darah di hati Alia yang tercabik, sudah mulai membeku. Sekaligus membekukan harapan dan nalarnya.

Kini dia hanya bisa menangis tanpa air mata, tertawa tanpa suara. Sampai akhirnya Alia dan Valby kembali bertemu berteduh dari hujan petir di pendopo tua.

“Gue sedih, gak tahan, mau mati aja”, Alia memulai percakapan sambil setengah berbaring di bantal besar berwarna hitam.

“Yakin lo abis mati bakal happy? Gue gak mau pas lo mati, malah tambah sedih. Ntar jangan jangan lo curhat ke gue pengen hidup lagi…. Kan serem?!


Dengan memakai logika yang terbatas, kita sering sok tahu menalarkan perasaan manusia yang dicabut ajalnya..

“Hidup udah terlalu absurd buat gue. Kayanya gue udah gak bisa nerima dunia lagi. “
“Terima dunia apa adanya deh.. Ngomong-ngomong, apa sih yang ada di benak lo kalo lo mati?”
“Mmh…. ringan, terlepas dari segala macam beban, kesedihan, dan rasa sakit”
“Heran , giliran buat mati aja, lo punya fikiran positif! Giliran mikirin hidup, negatif terus..”

Tapi benarkah beban, kesedihan dan rasa sakit tersebut akan hilang?

Atau jangan-jangan malah akan berlipat-lipat?

Akankah kita diberi tempat kebahagiaan di akhirat yang abadi nanti?

Bila ternyata kita hanya akan tetap mendapatkan kesedihan, beban, dan rasa sakit di akhirat, apakah nanti akan ada lagi perasaan ingin bunuh diri?

Katanya sekali orang bunuh diri, bakal terus punya kecendrungan yang sama?

(Sekali lagi) Akhirat kan tanpa akhir…?



Titip sedikit ruang saya untuk disana,

Tidak apa-apa tidak sebagus yang dibayangkan,

Asal bisa bahagia dan nyaman bersamaMu,

Bukan bersama hal-hal yang membuat saya menderita..

Terbaik

"Manusia selalu berlari dan berlari demi mencari yang terbaik…"

"Kalo kita selalu mencari yang terbaik, kapan kita tahu bahwa hal ini adalah yang terbaik? Karena di pikiran kita selalu ada anggapan, 'Saya ingin lebih baik!!, bukan, 'Saya sudah mendapatkan hal yang lebih baik!'"

"Ah.. pertanyaan tolol.."

"Bukan pertanyaan tolol. Tapi pertanyaan dari orang tolol.."

Friday, February 18, 2005

Chubby Chubby Cuzh Cuzh!!

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!

Disaster Flirter

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!

Satpam dalam kegelapan.

Malam-malam - Uang seribu - Perut lapar - Rokok sebatang.

Kebut mobil ke ATM - Ngambil Dua Puluh ribu.

Pundurin mobil - Diparkirin satpam - Kasih seribu.

Kebut mobil ke Kapau Jaya – Beli nasi ayam pop plus Marlboro

Dikasir cuma bengong – Kenapa duit cuma seribu?


Kurang ajar yang nge design dua puluh ribu baru!
Kenapa sekilas mirip seribu?!?

Tuesday, February 15, 2005

Keluhan hari ini: Lenguhan VS Arogan

Benarkah manusia hanya mengeluhkan pekerjaan setiap harinya?
Apakah keluhan seseorang selalu berkorelasi dengan profesi?
Apakah kita memang benar-benar mengeluh?!

Delapan sahabat - delapan profesi - delapan keluhan - dua kategori


Seorang rekan berprofesi Account Executive berkeluh:

Hutang gue kok gak lunas-lunas ya? Gila, mau gaji se banyak sperma gajah pun tetep aja gak bisa nutup lubang? Mau jadi pelacur aja gak laku-laku. Malah terima kredit pun gak ada yang mau. Mau pake sistim barter aja gitu? Gila ya, hari begini hidup di jalan yang salah pun susah bener! Apalagi hidup di jalan yang bener?

Rating: #####
Korelasi: -+
Kategori : Keluhan Lenguhan




Seorang rekan berprofesi Program Director & Announcer berkeluh:

Nyesel siaran 6 jam. Cape banget! Mendingan ngopi-ngopi ama temen dan gebetan. Tapi gak apa-apa deh, 6 jam kali gaji gue, bisa buat ngopi-ngopi cantik jelita mewah buat besok. Aduh hari kemarin terlalu indah buat mengeluh hari ini!!

Rating: ###
Korelasi: +-
Kategori : Keluhan Arogan




Seorang rekan berprofesi Ibu rumah tangga berkeluh:

Ahh, hidup gue berat banget! Tete kiri dikenyot bayi, tete kanan di emut suami. Titik.

Rating: #####
Korelasi: +
Kategori : Keluhan Lenguhan campur Arogan




Seorang rekan berprofesi Radio Programmer berkeluh:

Perasaan hidup gue sekarang ini cuma ada di 4 tempat : kantor, kampus, Rumah, Lounge. Kurang banget quality time ngobrol ngobrolnya sambil ngopi..

Rating: ##
Korelasi: + -
Kategori: Ini keluhan bukan ya?!




Seorang rekan berprofesi Graphic Designer berkeluh:

Baru bantuin temen urusan relationshipnya, malah jadi kayak busy body. Terus tadi gak sempet bayar kuliah karena coli kelamaan, terus macet! Terus nemenin temen gue yang terlalu gay blanja-blanja; Ribet ! Terus makan siang di warung padang, dan telur dadar andalan gue lagi abis aja gitu!!

Rating: ###
Korelasi: -
Kategori : Keluhan Arogan




Seorang rekan berprofesi Vokalis Band berkeluh:

Seharian tidur! Baru bangun sore ini... Seneng banget! Seger! Bahagia! Damai! Sejahtera!

Rating: #
Korelasi: + -
Kategori: ini bukan keluhan!! Tapi tetap arogan..





Seorang rekan berprofesi Accounting Finance berkeluh:

Kerjaan gue berbulan-bulan gak beres-beres. Laporan akhir tahun kemarin, belum beres-beres ampe sekarang!! Si Bos ngasih tambahan kerjaan lagi!! Ngitung duit milyaran, tapi gak gue sendiri gak punya duit! Ironis gak sih?!

Rating: #####
Korelasi: +
Kategori : Keluhan Lenguhan




Seorang rekan berprofesi Gay Maker berkeluh:

Pusing banget! Temennya bokap gue dateng dari Singapur, gila ganteng abess. Anaknya udah tiga, ganteng semua! Yang pertama bikin horny, yang kedua bikin gatel, yang ketiga bikin lupa punya pacar! Gue peletekin sekeluarga aja gitu ya?!

Rating: ########
Korelasi: +++
Kategori : Keluhan Lenguhan penuh arogansi

Ramal - Peramal - Diramal

Valby tidak percaya ramalan. Bahkan bila ada ramalan yang benar-benar terjadi sekalipun, paling dia akan berkomentar, “Ahh cuma kebeneran aja…”.

Entah apa yang membawa langkah kakinya ke seorang peramal yang konon katanya terhebat di kota ini. Ini adalah pertemuannya yang kelima kali dalam waktu empat bulan.

Sesampainya di kamar sang peramal yang hanya bercahayakan lampu kuning 20 watt, Valby hanya tersenyum tipis, menatap tajam mata sang peramal. Dia ingin tahu, sejauh apa sang peramal ini bisa meyakinkan ramalannya sehingga terdengar benar-benar akan terjadi..

“Sekarang mau tau apa? Karir atau jodoh?”

Hmm, benarkah Cuma karir dan jodoh yang jadi persoalan utama manusia? Kenapa si peramal selalu dengan sok tahunya Cuma ngasih dua pilihan?!

“Jodoh!” pendek, singkat, jelas.

“Kocok kartunya, ambil satu kartu”

Valby mengocok kartu dengan cepat, dan memberikan kartu yang dia yang pilih secara cepat, dan memberikannya pada sang peramal, secepat mungkin.

“Hmmmm…… ini adalah kartu masa lalu. Wah, kamu selalu dapet pacar pembohong ya?”

“….. (tai) …iya”, langsung terbayang di benak Valby sederetan mantan pacarnya yang entah disengaja atau tidak, kesemuanya cabul ( Chubby-chubby (baca: cabi) pembual ).

“Tapi kamu tampak menikmati kebohongan mereka, ya?. Maksudnya justru sifat pembohong merekalah yang bikin kamu tertantang?”

“……(menghela nafas).. Bisa jadi. Saya pengen tau, sanggup gak ya bikin mereka jadi jujur ama saya?”

Gini giliran sang peramal yang menatap tajam mata Valby.

“okeh… kocok lagi kartunya, ambil satu lagi”

Valby mengocok kartu dengan cepat, dan memberikan kartu yang dia yang pilih secara cepat, dan memberikannya pada sang peramal, secepat mungkin.

“Hmmmm…… ini adalah kartu masa depan… Waahhh, orang yang kamu incar jadi pasangan akan semakin dekat. Hati dan fisik gak ada masalah!! Cocok!”

Mata Valby berbinar-binar berlebihan..

“Cumaa… kok lagi-lagi dia suka bohongin kamu ya?. Dia gak ada bedanya sama mantan-mantan kamu. Pembohong!” Sang peramal memperhatikan kartunya dengan seksama.

Mata Valby langsung meredup berlebihan.. Dia sekarang benar-benar yakin, sangat yakin, kalo peramal yang konon katanya tersohor di kota ini adalah peramal yang hebat……….., sekaligus pembohong…

Valby telah mencintai peramal sejak pertemuan pertama..

Valentine Denial

---------------- # 1

Senin pagi di kantor. HP berbunyi. Dari Rahra.

“Ntar malem kita mau kencan masal di Atmosphere. Gabung yuk?”

“Valentinan? Males ah!”

“Gak lagi. Gila lo umur segini ngerayain begituan. Kan udah lama kita gak bareng-bareng?”

“Trus kenapa judulnya musti kencan masal? Gue kan lagi single?”

“Heuh! Dibahas terus deh! Mau-mau , nggak-nggak!!?! Cuma kumpul-kumpul biasa doing!!”

yeah rite..

---------------- # 2

Masih senin pagi. Masih di kantor. HP berbunyi. Dari Helmi.

“Ntar malem pending dulu yah ngerjain design kartu nya? Gue mau makan sama yayang”

“Seuh.. Valentinan ya?”

“Gak lagi! Gak tau nih, hari ini lagi kangen banget!”

yeah rite..

---------------- # 3

Senin siang. Masih di kantor. HP berbunyi. Dari Harry.

“Tau beli boneka babi segede goblog gak? Cewe gue suka gitu ama Babi..”

“Pantes suka sama lo.. Ehem.. Kado Valentine ya?!”

“Bukanlah! Tiba-tiba kepikiran aja pengen ngasih kado buat dia…Udah lama gak ngasih!”

yeah rite..

---------------- # 4

Senin sore. Masih di kantor. HP berbunyi. Dari Tadi.

“Eh, tau nomer telefonnya The View gak? Masih bisa reservasi gak ya? Mau dinner ama pacar nih…”

“Ntar gue liat di Phone Book ya,….. eh Valentinan nih..?!”

“ Bukan… cumaa…. Bla Bla Bla Bla...”

“ ah Payah!!! Ngerayain ya ngerayain aja! Gak perlu malu ama umur! Cape dari tadi dengerin yang ngeless-ngeless gak jelas gitu! Huh!!!!”

“Kenapa sih lo? Gue kan Cuma nanyain telfon doang?...Makanya cari pacar, jangan ewe-ewe terus!!!!!!!! ”

“Anjing lo! Kok gitu?!”

“Lo cuma sirik aja kan karena lagi gak punya pacar?!”

“Sirik?!..Ahh nggak.. Cuma lucu aja orang-orang pada sibuk nyari alesan biar terkesan gak ngerayain Valentine !”

Yeah rite…

Monday, February 14, 2005

Lowongan Pelarian

Alia berjalan terseok-seok di pekarangan rumah Valby.
Mukanya menunduk.
Wajahnya tertutup rambut.
Tangannya menutup hati yang penuh cabik.
Hati yang penuh darah.
Hampir bernanah.

Dia telah berhasil membunuh lagi.
Membunuh perasaan.
Tapi tiap kali membunuh, justru hatinyalah yang paling terluka..

Dia berjanji, tidak akan lagi berteman dengan Perasaan.
Karena setiap berurusan (dengan Perasaan) , hanya ada dua hal yang akan dialaminya..
Terbunuh atau dibunuh…

…………….
…………….
…………….


Alia sudah tiba di depan pintu kamar Valby.
Dia masih bingung bagaimana caranya masuk.
Untuk mengetuk pun dia tidak kuasa.

Tapi semoga saja Alia tidak jadi masuk.

Valby sedang sibuk.


…………….
…………….
…………….


Valby membantingkan tubuh gempalnya pada sofa coklat yang teronggok di sudut kamarnya.

Dia sedang sibuk mencari Lowongan Pelarian di Koran.

Lowongan untuk menerima segala pelarian.
Pelarian hasrat tulus maupun nafsu semata.
Pelarian yang bisa dieksplorasi diri dan rasa.
Pelarian untuk ditransfer tertawa dan air mata ..

…………….
…………….
…………….

Valby sedang butuh pelarian. Dia tidak setangguh Alia untuk membunuh perasaan.
Dia hanya ingin memindahkan perasaannya saja..
Melalui pelarian…..

O N S

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!

Percakapan tanpa cakap

Alia dan Tiva, dua manusia penggemar penis, sedang leyeh-leyeh di ruangan penuh damai di suatu minggu sore mendung, sambil membayangkan penis besar berurat. Mereka sedang menunggu bi ijah yang sedang membeli Marlboro Lights.

“ Duh! Pengen ganti nomer niih, trus ganti handphone sama ganti laki …!!”

“Mendingan ganti hati deh, biar lo gak perlu susah susah ganti nomer, ganti HP, apalagi ganti laki….”

……………
……………
……………

Valby dan Audi, dua manusia penggengam beban, sedang sedang leyeh-leyeh di ruangan penuh damai di suatu minggu sore mendung, sambil melepas beban. Mereka sedang menunggu perginya gundah yang selama ini betah bertahan lama..

“Siapa dua orang yang bisa membuat lo bahagia sekarang ini?”

“Mmh…..”

“Gak ada?”

“Daripada gue nungguin orang terus buat bahagia-in gue yang belum tentu ada, mendingan gue bahagia-in diri sendiri. Kalo perlu jadi Amuba; membelah diri…”

Tuesday, February 08, 2005

Menggenggam Beban

Kali ini giliran Valby hening tanpa geming di bawah pendopo tua yang sudah tidak terpakai. Pendopo tua ini sama saja dengan dirinya ; merasa tidak terpakai.

Rintik hujan menembus genting bocor menetes tepat di atas alisnya, menggulir bebas di pinggir mata, menyamarkan air matanya.

Jari jemarinya mengepal menggenggam Beban.

“Gue gak tahan lagi megang Beban ini. Rasanya semakin hari semakin berat..”

Alia mengangkat tangan Valby yang masih menggenggam Beban.

“Beban ini gak semakin berat. Beratnya dari hari ke hari sama saja kok.

Tapi semakin lama di pegang, Bebannya kerasa makin berat……

Makin berat…

Makin berat……

Makin berat…………

Monday, February 07, 2005

Kaca berkaca kaca

Alia menatap kaca sampai berkaca kaca.
Pandangannya kosong. Benar benar kosong. Pikirannya mengambil alih semua pandangannya ke dalam sebuah kesedihan.

Bibirnya mulai bergetar. Tapi tetap tak bersuara. Valby memegang bahu Alia dari belakang sambil bergumam. Gumaman tanpa arti, sekosong pandangan Alia.

“Kenapa semua Cuma lihat fisik gue? Gue kan tau rasanya sakit hati. Gue punya air mata pedih….” Kaca-kaca di mata Alia mulai pecah menjadi butir-butir pedih menjalar ke di pipi.

“Hmm.. Kalo boleh jujur, semua orang lari justru setelah kenal hati lo…Soalnya, hati lo gak sebagus fisik lo…..”

........................
........................
........................

Iya.. kamu itu punya hati pelacur!

Lebih parah dari fisik pelacur!!"

Nol

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!

Debil VS Imbisil

Debil: Ada orang ngasih api ama gue. Mending gw siram pake bensin atau air ya?

Imbisil: Pake karung basah….

Debil: Ke orangnya atau apinya?

Imbisil: Ke apinya aja. Orangnya kan ntar angus juga.

Debil: Orangnya gak bisa angus. Dia pake baju tahan api.

Imbisil: Panggil Pemadam

Debil: Gak punya telfonnya. Telfonin dong..

Imbisil: Ah kau ini, beranalogi aja nyusahin!

Debil: Gw udah keburu kebakar. Dagh..

Heart Hurts

Ada empat hati yang pernah singgah..

Hati pertama sudah tertambat hati yang lain
Hati kedua sudah hilang ntah kemana
Hati ketiga minta kembali
Hati keempat mengganggu hati-hati lainnya..

Sedangkan hati saya ,

Menambat hati pertama
Menghilangkan hati kedua
Memanggil hati ketiga
Menyayangi hati hati yang diganggu hati keempat.

Tiga Sekawan

Ada tiga orang sahabat yang tak terpisahkan, si Awal , si Tengah , dan si Akhir.

Kalo si Awal lagi baik, biasanya si Tengah ama si Akhir juga baik baik. Kalau pun sampai ribut, bakal di bela si Awal.

Tapi kalo si Awal lagi buruk, biasanya si Tengah akan gamang; bisa baik atau buruk, tapi si Akhir selalu buruk. Kalo pun si Akhir baik, biasanya si Awal akan membuatnya menjadi buruk.

Orang-orang lebih memperhatikan dan senang pada si Awal dan si Akhir. Si tengah sering diacuhkan.

Orang-orang sering lupa pada si Tengah. Padahal dia hebat; bisa memanipulasi si Awal, dan membuat jelas si Akhir.

Bisakah saya mengakhiri awal yang buruk tanpa harus menderita di tengah-tengahnya?....

Long Last Lost Love

THIS POST is CURRENTLY DELETED.
PLEASE read JOKER. ADA LELUCON DI SETIAP DUKA.
Available now at your nearest book stores!

Tuesday, February 01, 2005

Siang penuh bayang

Siang penuh bayang. Matahari terik. Debu bertebangan. Sakit kepala sebelah.

Migren datang, pikiran terhalang. Susah mikir. Pandangan kabur. Traffic light tampak absurd. Entah merah entah hijau atau kuning. Semua terlihat sama. Aku gas saja mobilku dalam-dalam.

Di depan ada orang menghadang....
Gila! Orang ini mau bunuh diri!!
Tapi kok rapi amat pake seragam??

Oh, sial! Polisi!!

Kena Tilang….




 
http://www.emailcashpro.com
  • Addry Danuatmadja
  • Alti Sulyandini
  • Ayah dan Ibuku di masa lalu
  • Bang Ebby
  • Claudia Lengkey
  • Dechil
  • Dicky Cuz
  • Dody Priambodo
  • dQ
  • Enda Nasution
  • Fitri Bintang Timur
  • GengGeus
  • Herman Saksono
  • Icha Rahmanti
  • Luigi Pralangga
  • Magdalena Pinky
  • Manik Laluna
  • Marco Anjasmoro
  • Ninien Soekanto
  • Reina Wulandari
  • Pandji Pragiwaksono
  • Phil Oz
  • Sogi Indra Dhuaja
  • Taufik Imansyah
  • Usi Usi
  • Whetandri Ramadhan
  • Willy Apriando
  • Yulie
  • Zessi Fally