Search This Blog

Showing posts with label indonesia. Show all posts
Showing posts with label indonesia. Show all posts

Monday, January 12, 2015

Makan Enak Diskon Banyak

Ini adalah pertanyaan terpopuler dalam hidup saya, 6 bulan belakangan ini: “Apa yang bikin betah di Ubud?”

Salah satunya: tempat makan! Gak sekadar bikin perut kenyang, tapi hati riang. Kan kalau mood asyik, mau ngapain aja jadi seru. Kerjaan banyak juga hajar!

Asyiknya Ubud, banyak tempat nongkrong standar internasional dengan harga relatif terjangkau. Ya, yang mahal gila juga ada, pilah pilih saja sesuai kesanggupan dan kenyamanan.

Serunya Ubud, selain banyak tempat nongkrong, bisa dapet diskon pula dengan satu kartu VIP dari Best Trip Advice. Sejujurnya saya jarang-jarang naksir kartu diskon, karena seringkali yang didiskon bukan toko-toko favorit. Misalnya diskon 20% beli gayung di toko besi X. Ya kali, bakal beli gayung tiap minggu. Atau diskon 10% setiap beli susu kuda liar di pulau seberang setiap Rabu malam. Udah mah gak doyan susu kuda, ya masa harus nyeberang pulau dengan syarat hari tertentu pula.

Nah, kalau VIP card ini ngasih diskon di tempat-tempat yang kebetulan sering saya kunjungin selama tinggal di Ubud!
Beberapa di antaranya:
- Bali Buda Cafe
- Cafe Des Artistes
- Clear Cafe
- Kafe
- Cafe Vespa
- XL Sisha Lounge
- Sari Organik
- Kebun Bistro
- Seniman
- Warung Citta Pizza
- Bintang Supermarket (lt 2)

Dan masih BANYAK lagi!

Berhubung sedang tinggal untuk jangka lama di Ubud, saya pilih kartu pemakaian setahun seharga $89.00. Sebelum teriak “kok mahal”, bayangkan, dalam sehari saja ternyata VIP card ini sudah bikin saya berhemat > $100, karena diskonnya gak cuma di tempat makan doang.
Nih, catet bocorannya, pasti berguna kalau suatu hari ke Ubud:

- Makan malam di Fivelements with 20% off – Hemat Rp.280.000
- Gratis raw or cooked sweet treat of the day pas belanja di Buda Mart
- Gratis smoothie pas makan di Clear Cafe
- Dua jam hot stone massage + Tea + Lunch & Dinner + Dessert + all day swimming pool, cukup bayar Rp 425.000 = hemat 70% dari harga asli Rp 1.600.000
- Pita Maha Spa, dapet: 1 jam Balancing Balinese Massage + Afternoon Tea & Balinese Cake (3-5PM) + all day swimming pool,  cukup bayar Rp 250.000 = hemat 60 % dari harga asli Rp 631.350 - Tjampuhan Spa:  facial + 1 hour Balinese massage + natural hot & cold inside gratto swimming pool + sauna + steamer all day, cukup bayar Rp. 350.000 = hemat 45% dari harga asli Rp 633.937 *plus 20% off for F & B at the restaurant
- Tjampuhan Spa Half Day, cuma Rp 60.000 bisa dapet:  natural hot & cold inside gratto swimming pool + sauna + steamer all day!

Hey, hematnya ini juga berlaku buat beli kartu untuk pilihan 1/15/30 hari, loh! Cocok buat yang mau liburan di Ubud. Kartunya bakal diantar langsung ke tempat kita menginap!

Asyiknya lagi, VIP card ini bisa dipakai di restoran untuk 2-4 orang. Bisa bikin happy satu geng, tuh!
Nah, khusus buat kamu yang sudah menyempatkan baca ini bisa beli kartu VIP card dengan kode kupon VABYO, langsung dapet diskon 10%! Woaw, diskon berganda!

Kalau sudah beli bolehlah kabar-kabari, siapa tau bisa ngopi bareng di Ubud!


Monday, November 24, 2014

Stay Smart When On Holiday!

“Kalau memang sesenang ini sama pantai, kenapa milih tinggal di Ubud?”

Begitu biasanya pertanyaan mereka setelah mendengar jati diri saya saat kami bermain-main di berbagai pantai pulau Bali. Kalau memang benar-benar ingin tahu jawabannya; “Saya masih butuh merasakan sedikit perjuangan untuk mendapatkan apa yang saya mau.”

Lagian jarak Ubud ke pantai terasa relatif dekat, apalagi bila terbiasa macet-macetan di Jakarta.
Dalam sebulan, saya pastikan akan selalu ada acara kabur ke 'selatan', terserah saja mau di pantai mana, yang penting tempat bobo-nya nyaman buat kerja dan istirahat.

Nyaman versi saya gak bikin repot kok, cukup ada sofa dan bantal empuk, temperatur sejuk, dan tentu wi-fi kencang!

Nah, untuk akomodasi setiap kabur, saya bobo di Holiday Inn Express. Selain lokasinya strategis (baca: dekat dari pantai), harganya terjangkau. terlebih bisa memberikan kenyamanan yang benar-benar saya butuhkan, bahkan lebih.





Lebihnya adalah pas sarapan pagi, mereka punya layanan Grab & Go. Jadi buat yang lapar dan buru-buru, bisa bawa sarapan keluar hotel.



Mmh, saya sebenarnya punya banyak waktu sih, jadi selain makan di hotel, diam-diam tetap ngerampok croissant buat camilan teman nulis tepi pantai!
Terus gak perlu waswas kalau bawa baju dikit, ada laundry room sekaligus bisa setrika-setrika lucu!



Pas giliran mau pemanasan di ruang dingin sebelum jogging tepi pantai, eh ada fitness room!



Kala kolega datang untuk rapat proyek-proyek asyik pun, Holiday Inn Express sigap dengan meeting room-nya!



Jadinya selama bobo di Holiday Inn Express bebas waswas dan sesuai dengan brand value mereka yang “Wow Smart Banget” ini. Bahkan kampanye ini juga menampilkan Comedy Night di Eatology Jakarta, 19 November kemarin dengan tema ‘Gak Smart Banget!’, menampilkan enam komika Indonesia yang berbagi guyonan kocak yang ‘Gak Smart Banget!’ saat berpergian & perbandingannya yang ‘Wow Smart Banget!’. 

  

Kalau masih penasaran bisa intip video kompilasinya di sini.

Wah, bakal makin seru tuh kalau acara ini digelar di berbagai kota Indonesia ya! Saya pasti gak akan berkeberatan buat menggelinding bobo-bobo ganteng di Holiday Inn Express terdekat! Abisnya mereka punya semua yang benar-benar saya butuhkan.

Misi ah, mau nyebur dulu!



Friday, October 24, 2014

10 writer-friendly cafes in Ubud


Supposedly, being a writer is about being mentally prepared for rejection. Either by publishers, readers or waiters.

Here's the case.
You're on vacation in Ubud, but you still have deadlines that can't be missed. As you open your laptop in public, people around you start giving you that bitchy stare like those “it” girls at school. You probably act like you don't care, but what you need is “workcation” amenities.

So, before rejection kills you, these writer-friendly cafes will help you relax to get down with your laptop and a cup of coffee to writing the first draft of a novel, sexy lyrics, a dirty diary or whatever you want to write.

But before we walk down the streets, let me give you my definition of a “writer-friendly cafĂ©”: varied prices ranging from cheapy to pricey in one location, relaxed waiters that still smile if you only order a single cup of coffee, comfortable seats and cozy from the couch to the gazebo and, of course, free WiFi -- hey, in the end we still need the Internet to send in our work, right?

If your head kept nodding while you read the above list, join me as I explore Ubud from the west.

( I wrote this article for The Jakarta Post Travel. So please continue reading here)

Wednesday, October 01, 2014

Keliling Ubud: 10 Tempat Makan Ramah Penulis


Memangnya ada tempat makan yang judes sama penulis? Belum pernah nemu, sih.Tapi tempat yang akan saya koar-koarkan berikut ini bisa jadi pilihan asyik bagi penulis untuk bekerja; Entah menulis buku, lagu, blog, naskah, resep masakan atau malah diari. Hei, apa pun kini bisa jadi sebuah karya, bukan?

Nah, kalau tempat makan menyenangkan bagimu adalah:
Harga variatif (mau makan kenyang, ayo. Mau ngopi doang mulai 20 ribuan, bisa!)
Pelayan ramah (gak dijutekin kalau kerja kelamaan—padahal ngeteh doang)
Tempat nyaman (bisa leyeh-leyeh di sofa, duduk manja di kursi atau selonjoran ngampar!)
Tentu saja penting: ber-WIFI kencang (walau kadang penuh ujian)

Kalau setuju, mari ikut saya menelusuri Ubud mulai dari arah barat!

1. Bambu Indah
Lokasi: Jl. Sayan


Pertama kali mampir ke Bambu Indah, saya kira ini 'cuma' hotel butik yang restaurannya tak bisa didatangi tamu luar. Eh, ternyata bisa! Dan menyenangkan!
Paling asyik nongkrong di sini sore-sore, menjadi saksi matahari terbenam. Sambil menikmati secangkir kopi, semangkuk es krim, atau segelas wine chardonnay.
Coba juga minta izin sama sang pelayan buat keliling kompleks, bersiaplah menemukan banyak tempat memukau!



Spot nulis asyik: Bale-bale menghadap Sungai Ayung!
Boleh coba: Sate Tempe & Ayam Bumbu.

2. Cafe Vespa
Lokasi: Jl. Penestanan


Menunya beragam, dari japanese sampai lebanese; dari sushi set sampai saus hummus! Menunya juga bisa mendua; berdaging atau vegetarian.
Teh herbalnya juga juara menyembuhkan rada tenggorokan dan migren.

Spot nulis asyik: Meja panjang ujung ruangan; bisa gabung sama pengunjung lain, kali aja kan jodoh.
Boleh coba: Cheese Platter & Vegetable Stack. Coba juga roti Ciabatta yang dibuat setiap hari, colek pakai mentega hangat. Pilihan teh herbal: lemongrass herb + spices & rooibos

3. Kopi Desa
Lokasi: Masih di Jl. Penestanan


Setiap cafe pasti berlomba menawarkan kenyamanan. Kopi Desa menawarkan kenyamanan bertandang ke rumah saudara di desa; dimulai dengan lepas sandal saat masuk ruangan.
Ruangan dihangatkan rak buku dan hiburan instan; entah dari pengunjung yang sekadar bermain gitar atau nonton film bareng lewat proyektor.

Boleh coba: mixed vegetable omelette, mocha coffee.
Meja nulis asyik: Di sofa bagian kanan teras. Bisa sekalian ngecengin yang numpang lewat.

Yang kocak, di depan Kopi Desa hampir selalu bertengger motor Vespa, yang sering membuat orang terkecoh nyangka mereka Cafe Vespa. Ide pembalasan: Cafe Vespa mungkin bisa pasang papan menu dengan tulisan “jual KOPI dari DESA”.

4. Round Bar
Lokasi: Masih di Jl. Penestanan juga. Tapi tenang, cafe berikutnya akan beda jalan, kok.


Dari Kopi Desa menuju Round Bar akan melewati liukan curam nan gelap, bikin deg-degan buat yang masih belajar motor dan bikin gelap linglung kalau siang-siang pakai kacamata hitam. Tapi kelamaan, penestanan jadi trayek menyenangkan buat ugal-ugalan. Hush!

Boleh coba: Aneka pizza, burger, dan uh... pukul 5-7 sore ada Happy Hours, 30% off buat cocktails.
Meja nulis asyik: di meja depan yang nyatu sama tiang. Musik raggae yang mereka putar bikin berasa di pinggir pantai!

5. Dapurku
Lokasi: Jl. Raya Ubud


Begitu masuk ke Raya Ubud dari Penestanan, lurus terus sampai nemu umbul-umbul & lampion berwarna-warni. Patokannya ada di antara apotek Guardian dan belokan ke Tirta Tawar.

Dapurku menyediakan menu parasmanan beragam yang menyenangkan lidah sunda saya. Yang seru, menu gonta-ganti setiap hari dan bisa request pula!Pernah suatu hari saya ngidam petai bakar, yang langsung dikabulkan mereka. HUAHH!!
Harganya pun murah memukau. Untuk gambaran: sepiring nasi uduk, perkedel 3 buah, sayur bayam, balado ayam, bakwan, telur rebus dan es teh manis dingin hanya 25 ribu rupiah! Psst, kerupuk gratis!
Setiap sore, mereka juga menyediakan menu bubur ayam dan berbagai sup hangat.

Boleh coba: Sup Iga, bahkan tulangnya pun enak dan lunak!
Meja nulis asyik: Lesehan paling depan yang menghadap jalan. Tapi kalau sekiranya lagi lapar berat, duduklah di meja paling belakang dekat meja buffet.


6. Abe Do
Lokasi: Jl. Tirta Tawar
Dari Dapurku tinggal lurus dikit dan belok kiri!
Saya hobi jalan-jalan sore naik motor di Tirta Tawar atau Desa Kutuh ini, aspalnya mulus sekali dan relatif sepi. Pemandangan sawah hijau segar bikin hati bugar!
Eits, hati-hati warung organik Abe Do-nya malah kelewatan! Tempatnya mini, jadi datanglah di jam-jam non-orang-kebanyakan-laper.



Boleh coba: aneka jus sayur buah organik & grilled chicken.
Meja nulis asyik: meja paling belakang menghadap pintu.

7. Kebun Bistro
Lokasi: Jl. Hanoman


Dari Tirta Tawar, kita ke Raya Ubud lagi, belok ke Hanoman!
Dekorasi Kebun Bistro membuat kita berasa tiba-tiba ada di sebuah cafe pinggir jalan Prancis. Perhatikan saja tempat lilin atau lampu chandelier mereka, membuat siapapun yang kita temui ingin bilang J'aime beaucoup ce que vous faites!

Boleh coba: French onion soup, tenderloin beef steak.
Kopi italian dark roast pakai french press.
Meja nulis asyik: Di bangku paling luar. Di Kebun Bistro paling asyik nulis pakai pulpen! Mari kembali ke notebook yang sesungguhnya.


8. Kafe
Lokasi: Jl. Hanoman


Masih sejajaran dengan Kebun Bistro, tinggal jalan dikit, menclok ke Kafe!
Iya, namanya memang Kafe. Jadi kalau diajak “Ke Kafe, yuk!” lalu kita tanya “Cafe mana?” dan alisnya mengerut, bisa dipastikan cafe yang ia maksud adalah Kafe!


Meja nulis asyik: Di mana pun di lantai 2. Kalau lagi adem, pilih area balkoni.
Boleh coba: Pesto & Herb Feta Cheese. Minta ekstra Olive Oil. Aih sedapnya!


9. Pizza Bagus
Lokasi: Jl. Raya Pengosekan
Dari Hanoman mari lurus terus sambil curi-curi pandang sebelah kanan, siap-siap belok ke Pizza Bagus! Dan saya setuju, pizzanya memang bagus, baik dari tampilan, harga dan rasa.
Selain makan, di sini juga bisa belanja keperluan pangan. Kapsul kapsul kopi untuk mesin pun tersedia dengan menawan. Bumbu-bumbu rempah pun bertebaran penuh pesona.

Boleh coba: Pizza apa pun dengan ekstra mozarella!
Meja nulis asyik: Di meja tinggi kanan dekat pintu masuk.


10. Warung Sopa
Lokasi: Jl. Nyuh Kuning


Dari Raya Pengosekan, lurus terus ke arah selatan (sudah seperti orang Bali gak sih; pakai arah mata angin), siap-siap belok kanan ke Jl. Nyuh Kuning. Perlambat langkah atau kendaraanmu, Warung Sopa ada di sebelah kanan, tidak jauh dari persimpangan.
Setiap ke Warung Sopa, saya mendadak rela kalau ditakdirkan jadi vegetarian selamanya!


Boleh coba: lumpia pakai sambal matah. Setiap Rabu dari 9 pagi sampai 1 siang ada Ubud Organic Market.
Meja nulis asyik: Di lesehan sambil disapa angin sepoi-sepoi.

Berakhir sudah tur Ubud edisi ngafe-ngafe ala penulis ini. Kalau kaki pegal, di sebelah Warung Sopa ada pijat refleksi, loh!

Selamat berkeliling ria & menulis sadis!