Search This Blog

Monday, June 02, 2014

Fobia Pecah Belah

Kalau dipaksa banget harus punya fobia, saya akan memilih fobia terhadap barang pecah belah. Lebih ke fobia bayar ganti ruginya, sih.

Entah kenapa, ada saja bagian tubuh ini yang gak sengaja nyenggol, entah pas bertamu ke rumah orang atau saat menelusuri lorong supermarket. Sampai-sampai sempat curiga jangan-jangan saya punya buntut misterius yang hobi kibas-kibas.

Jadi, jangan pernah jebak saya ke toko keramik antik yang dipenuhi guci-guci itu, lebih baik mari dansa telanjang saja tengah kota!

Tapi Tuhan menciptakan umatnya maha seimbang ya, karena justru ada yang kebalikan dari saya, betah menari-nari dengan cantiknya di antara ribuan pernak-pernik pecah belah dari gelas kristal sampai karya seni yang nilainya tentu aduhai!

Eits tunggu, “menari'nya itu pakai mini excavator—Cat® 301.7 CR lagi! Ampun banget deh!

Dan.. dan... tau gak sih, sebelum syuting, sang operator 301.7 CR ini minta kru menyempitkan lorong biar lebih menantang! Wow, benar-benar tak gentar, mengingat harga total barang pecah belah di toko ini bernilai $40,000.00 USD!
Nah loh, ada yang pecah gak ya? Intip yuk video-nya di sini!

1 comment:

  1. coba ke kasongan yogyakarta mas...banyak disini...

    ReplyDelete

Bebas komentar apa saja, asal damai. Terima kasih banyak :*